Okeh!
Keinginan kuatku untuk kembali bisa belajar gitar dan menggrenjeng benda itu dengan melodi indah kembali terbit setelah 'SuckSeed', salah satu film ter-KEREN y ang pernah kutonton, menampilkan scene-scene tentang Ern, pemeran utama cewek di film itu, yang jago banget main gitar dan terkesan KEREN banget!
Teringat kembali masa-masa SMA-ku. Dimana aku sering mendapati diriku sedang mengagumi sahabat-sahabat yang bisa main gitar hingga bass padahal mereka cewek. Detik inipun aku sering berkhayal, asyik kali yah bisa main gitar, apalagi dengan seabrek tugas, Quiz,dan Respon yang bikin mumet, menggrenjeng gitar dan menyanyi bisa menjadi alternative paling MANTAP buat ngilangin mumet yang mengepul di kepala.
Atas alasan itulah aku bertekad untuk dengan segera mencari informasi tentang tempat kursus yang mantap buat belajar main gitar. Aku sadar, umur udah tinggi banget untuk belajar main gitar tapi ah, bodoh amatlah, yang penting aku bisa menuntaskan mimpiku bisa ngegenjreng gitar, hehehehe..
Kendala yang kusadari adalah, saya adalah tipe orang yang semangatnya terhadap sesuatu cepat meluntur alias PEMBOSAN!
Itu emang kendala yang buat otak dan batin ini harus bermeditasi 1000x sebelum akhirnya aku menginjakkan kakiku di tempat les yang aku pilih. Bukan apa, tapi tahulah yang namanya kursus tak ada harga MIRING yang ada hanya harga SINTING dan gitar sendiripun bukan alat musik yang murah khan?
Well, diskusi ma ortu kayaknya diPERLUkan sangat nih.
Aku gak tahu apa yang bakal terjadi di depan tapi satu hal yang selalu aku ingat dan buat aku selalu tergugah untuk melakukannya,
"Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpimu"
Aku SUDAH bermimpi dan sekaranglah waktunya untuk meREALISASIkan mimpi itu.
So, just wait my next posting! :)
Selamat datang di Rumah Kata-ku. Aku hanya berusaha menulis apa yang aku tahu dan aku rasakan. Selamat menikmati racikan kata-kata sederhanaku. Semoga kamu suka
Welcome to TiKa's Dreamland!
Welcome to Tika's Dreamland!
When I was in Senior High School,I sometimes dream that one day I will have a blog where I be able to write and share about everything and then u guys will read them. I love writing bcuz I can share about what I feel. Free and Share. That's Writing.
My favorite writer who also a blogger is Raditya Dika. He's smart. He could write everything that he think and share it. That's why I get inspiration to make a blog, and now:
Wow! I've a blog!
Cool!
Well guys,I hope u can enjoy with it and let's share!:-)
When I was in Senior High School,I sometimes dream that one day I will have a blog where I be able to write and share about everything and then u guys will read them. I love writing bcuz I can share about what I feel. Free and Share. That's Writing.
My favorite writer who also a blogger is Raditya Dika. He's smart. He could write everything that he think and share it. That's why I get inspiration to make a blog, and now:
Wow! I've a blog!
Cool!
Well guys,I hope u can enjoy with it and let's share!:-)
Sabtu, 03 Desember 2011
Sabtu, 05 November 2011
My Life Today in the 'CALM' room with the tittle of the 'GREATEST' song ever-after, "TAKBIR KEBESARAN ALLAH SWT"..
Nyanyian indah Muadzin menakbirkan kebesaran Allah SWT terdengar jelas hingga ke kamar 2A pondok Amanah, kamarku.
Di sini, sendiri, tanpa teman bicara, namun anehnya aku tak merasa sendiri (lagi) setelah aku berbicara dengan 'Pencipta'-ku yang maha pengasih dan penyayang itu.
Baru kurasakan sensasi rasa yang berbeda ketika harus mendengar takbir berkumandang tanpa keluarga di sampingku.
Sedih rasanya, Kawan.
Namun menjadi renungan luar biasa yang bisa menumbuhkan letupan-letupan 'SEMANGAT' membara untuk berlari pasti menuju masa depan cerah, cita-cita indah, dan harapan kedua orangtuamu, menjadi seorang DOKTER yang ISTIQOMAH di jalan Allah. Dokter yang sukses dunia-akhirat. Dokter yang melayani dan menyayangi pasiennya karena Allah. Dokter yang berdedikasi tinggi terhadap profesinya. Dokter yang selalu siap membagi ilmunya bagi yang membutuhkan. dan..
Menjadi Dokter yang hidupnya KHUSNUL KHOTIMAH..
Amin ya Rabb'!
Teringat kembali pesan Ayahanda tercinta nun jauh di kampung halaman,: "FOKUS,nak! Kerjakan segala sesuatu dengan tuntas jangan setengah-setengah walau berapa banyakpun tugas yang harus kau kerjakan dan yang terpenting SABAR. Doa ayah muti dan mama selalu ada untuk Uni.."
Allahhu rabbi, betapa maha besar kasih sayangMu pada hamba ini, hingga kau berikan kedua orangtua yang begitu menyayangiku.
Insya Allah, akan kujalani proses pendidikan ini dengan SABAR dan IKHLAS karena aku tahu buah KEBERHASILAN itu TERLALU MANIS makanya aku perlu merasakan PAHITnya PERJUANGAN terlebih dahulu agar RASA MANIS kelak TAK meRACUNiku di kemudian hari, Amin..
Innallaha ma'ashabirin.. :-)
Makasar, Pondok Amanah 2A, 051111,9 Dzulhijjah, Aku tahu bahwa AKU TAK PERNAH SENDIRI..
Di sini, sendiri, tanpa teman bicara, namun anehnya aku tak merasa sendiri (lagi) setelah aku berbicara dengan 'Pencipta'-ku yang maha pengasih dan penyayang itu.
Baru kurasakan sensasi rasa yang berbeda ketika harus mendengar takbir berkumandang tanpa keluarga di sampingku.
Sedih rasanya, Kawan.
Namun menjadi renungan luar biasa yang bisa menumbuhkan letupan-letupan 'SEMANGAT' membara untuk berlari pasti menuju masa depan cerah, cita-cita indah, dan harapan kedua orangtuamu, menjadi seorang DOKTER yang ISTIQOMAH di jalan Allah. Dokter yang sukses dunia-akhirat. Dokter yang melayani dan menyayangi pasiennya karena Allah. Dokter yang berdedikasi tinggi terhadap profesinya. Dokter yang selalu siap membagi ilmunya bagi yang membutuhkan. dan..
Menjadi Dokter yang hidupnya KHUSNUL KHOTIMAH..
Amin ya Rabb'!
Teringat kembali pesan Ayahanda tercinta nun jauh di kampung halaman,: "FOKUS,nak! Kerjakan segala sesuatu dengan tuntas jangan setengah-setengah walau berapa banyakpun tugas yang harus kau kerjakan dan yang terpenting SABAR. Doa ayah muti dan mama selalu ada untuk Uni.."
Allahhu rabbi, betapa maha besar kasih sayangMu pada hamba ini, hingga kau berikan kedua orangtua yang begitu menyayangiku.
Insya Allah, akan kujalani proses pendidikan ini dengan SABAR dan IKHLAS karena aku tahu buah KEBERHASILAN itu TERLALU MANIS makanya aku perlu merasakan PAHITnya PERJUANGAN terlebih dahulu agar RASA MANIS kelak TAK meRACUNiku di kemudian hari, Amin..
Innallaha ma'ashabirin.. :-)
Makasar, Pondok Amanah 2A, 051111,9 Dzulhijjah, Aku tahu bahwa AKU TAK PERNAH SENDIRI..
Kamis, 03 November 2011
My Life Today in the 'CRAZIEST' faculty ever-after..
"Siapa suruh mau masuk sekolah gila!"
Kalimat seorang dosen yang terdengar 'lucu' tapi menggugah!
Siapa sangka aku akan berada pada sebuah fakultas yang di-cap sekolahnya 'para dewa' dan merasakan proses 'kedewaan' yang luar biasa.
Tertawa, menangis, hingga kebingungan untuk melakukan sesuatu yang harusnya 'bisa' kulakukan semua terjadi di sini.
Takkan pernah terlupa peristiwa '03-11-2011', hari dimana aku merasakan kepahitan luar biasa karena istilah yang seharusnya belum digunakan, 'GaRes' alias Gagal Respon!
Kau tahu kawan, bagaimana perasaan sedih yang menyeruak ketika kau merasa telah maksimal dalam melakukan sesuatu namun hasilnya tidak 'sepuas' yang kau inginkan bahkan kau satu-satunya orang yang 'GAGAL' di antara teman-teman yang sering bersamamu, that's I feel!
Malu bercampur sedih.
Namun rasa itu tidak sesakit ketika kau baru menyadari ada wajah-wajah indah yang harusnya kau buat tersenyum dengan kabar bahagia namun malah harus berusaha menyemangatimu di saat kau sendiripun tahu bahwa mereka sedang berusaha menyembunyikan rasa sedih itu.
'Insya Allah pasti bisa,Nak. Mungkin semester ini belum, tapi semester depan, Insya Allah.."
Ma, aku tahu makna di balik kata-kata hidup itu.
Ada perasaan cemas bercampur sedih yang harus disembunyikan demi anakmu.
"Kau tahu, Tika, Saya selalu meyakini bahwa orang yang berjalan lambat melihat lebih banyak hal dibanding orang yang berjalan cepat,".
Yah, itu benar kawan.
Namun adakalanya aku ingin menjadi orang yang berjalan lebih cepat itu karena sesungguhnya dia melihat sesuatu yang baru lebih dulu daripada si pejalan lambat karena si pejalan lambat hanya akan melihat sesuatu yang telah berlalu dari si pejalan cepat yang telah diketahuinya.
Aku tak mempersalahkan keadaan, tidak sama sekali.
Aku hanya sedang berusaha merenungi kesalahanku membuang waktu dengan kegiatan sesuatu yang 'sia-sia' dan membuat pelanggaran atas janji-janji yang pernah terucap.
Okeh, aku ikuti kata-kata 'perempuan berwajah teduh' itu, bahwa aku 'PASTI' lebih baik di blok berikutnya and that's mean, I've to say:
"Good bye, My past life"
I'll learn about the mistakes that I've done today and trying to repair it at tomorrow..
Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa:
-Tiada lagi pandangan merendah yang diarahkan kepadaku,
-Tiada lagi perasaan bersalah di kala aku bangun di pagi hari,
- Dan tiada lagi tangisan ketika hubungan telepon itu tersambung dengan 'mereka'..
Aku kan TEGAR.
Aku tahu tak mudah, tapi itulah tantangannya karena ini PILIHANKU dan itu berarti aku harus berjuang dengan ragaku sendiri,
Allah telah memberikan apa yang aku inginkan, dan itu adalah AMANAH..
Syukran Katsiran, Illahi Rabbi..
Teguran indah-Mu ini akan kuingat selalu sebagai KENANGAN INDAH dalan proses pendidikanku di sekolah yang mempelajari tentang ke-AGUNGAN-Mu ini..
Bismillah..
Makasar,041111,12:49 wita, Saat aku menyadari sesuatu yang harusnya kuSADARI sejak awal..
Kalimat seorang dosen yang terdengar 'lucu' tapi menggugah!
Siapa sangka aku akan berada pada sebuah fakultas yang di-cap sekolahnya 'para dewa' dan merasakan proses 'kedewaan' yang luar biasa.
Tertawa, menangis, hingga kebingungan untuk melakukan sesuatu yang harusnya 'bisa' kulakukan semua terjadi di sini.
Takkan pernah terlupa peristiwa '03-11-2011', hari dimana aku merasakan kepahitan luar biasa karena istilah yang seharusnya belum digunakan, 'GaRes' alias Gagal Respon!
Kau tahu kawan, bagaimana perasaan sedih yang menyeruak ketika kau merasa telah maksimal dalam melakukan sesuatu namun hasilnya tidak 'sepuas' yang kau inginkan bahkan kau satu-satunya orang yang 'GAGAL' di antara teman-teman yang sering bersamamu, that's I feel!
Malu bercampur sedih.
Namun rasa itu tidak sesakit ketika kau baru menyadari ada wajah-wajah indah yang harusnya kau buat tersenyum dengan kabar bahagia namun malah harus berusaha menyemangatimu di saat kau sendiripun tahu bahwa mereka sedang berusaha menyembunyikan rasa sedih itu.
'Insya Allah pasti bisa,Nak. Mungkin semester ini belum, tapi semester depan, Insya Allah.."
Ma, aku tahu makna di balik kata-kata hidup itu.
Ada perasaan cemas bercampur sedih yang harus disembunyikan demi anakmu.
"Kau tahu, Tika, Saya selalu meyakini bahwa orang yang berjalan lambat melihat lebih banyak hal dibanding orang yang berjalan cepat,".
Yah, itu benar kawan.
Namun adakalanya aku ingin menjadi orang yang berjalan lebih cepat itu karena sesungguhnya dia melihat sesuatu yang baru lebih dulu daripada si pejalan lambat karena si pejalan lambat hanya akan melihat sesuatu yang telah berlalu dari si pejalan cepat yang telah diketahuinya.
Aku tak mempersalahkan keadaan, tidak sama sekali.
Aku hanya sedang berusaha merenungi kesalahanku membuang waktu dengan kegiatan sesuatu yang 'sia-sia' dan membuat pelanggaran atas janji-janji yang pernah terucap.
Okeh, aku ikuti kata-kata 'perempuan berwajah teduh' itu, bahwa aku 'PASTI' lebih baik di blok berikutnya and that's mean, I've to say:
"Good bye, My past life"
I'll learn about the mistakes that I've done today and trying to repair it at tomorrow..
Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa:
-Tiada lagi pandangan merendah yang diarahkan kepadaku,
-Tiada lagi perasaan bersalah di kala aku bangun di pagi hari,
- Dan tiada lagi tangisan ketika hubungan telepon itu tersambung dengan 'mereka'..
Aku kan TEGAR.
Aku tahu tak mudah, tapi itulah tantangannya karena ini PILIHANKU dan itu berarti aku harus berjuang dengan ragaku sendiri,
Allah telah memberikan apa yang aku inginkan, dan itu adalah AMANAH..
Syukran Katsiran, Illahi Rabbi..
Teguran indah-Mu ini akan kuingat selalu sebagai KENANGAN INDAH dalan proses pendidikanku di sekolah yang mempelajari tentang ke-AGUNGAN-Mu ini..
Bismillah..
Makasar,041111,12:49 wita, Saat aku menyadari sesuatu yang harusnya kuSADARI sejak awal..
Senin, 07 Maret 2011
Risalah Hati Seorang Hamba..
Penat juga..
Sekuat apapun aku berusaha menyembunyikan rasa penat ini namun tak dapat kupungkiri bahwa ketika kepenatan ini menyerang, hawa nafsu lebih sering menang daripada keteguhan hati untuk serius menyiapkan amunisi untuk SNM-PTN mendatang.
Terkadang aku berpikir, kenapa tidak untuk PTS tetapi bayang wajah keempat orang terkasih itu mengalahkan ego sesaat tersebut.
Ayah, Mama, dan dua adikku yang masih menginjak sekolah menengah.
Bisakah aku dengan gampang menjatuhkan pilihan di PTS dengan alasan 'tak mampu' padahal 'malas' menguasai raga dan nyawa?
Hanya tangisan yang dapat melegakan hatiku ketika kuingat seluruh jasa kedua orang-tuaku.
Bagaimana mereka dengan lapang dada menerima kenyataan bahwa putri sulungnya yang menjadi harapan harus mengulang satu tahun lagi proses pembelajaran yang berarti harus menghabiskan sejumlah uang (LAGI) untuk membiayai proses tersebut.
Bagaimana mereka dengan sabar meladeni keluh-kesah sang putri nan jauh di rantauan.
Tentang asa yang belum tergapai, tentang harapan yang belum tergenapi.
Dan bagaimana jasa kedua adikku dalam merahasiakan status 'PENGANGGURAN'ku dari orang-orang sekitar bahkan teman-temannya.
Tentang bagaimana mereka tak bosan bergantian membantu kedua orang-tua kami dalam mengembangkan usaha yang sedang dijalankan hingga nilai-nilai raport mereka pada tiap semester menjadi 'momok' jelas bagi mereka.
Apakah kedua adikku pernah mengeluh? ITU PASTI!
Namun dengan segala rasa hormat dan sayangnya mereka pada sang kakak, mereka menyembunyikan itu.
Lalu, bagaimana aku harus membayar semua ini?
Dengan KEGAGALAN LAGI?
Jujur, airmataku mengalir deras ketika jari-jariku menari di atas keyboard untuk menuliskan segala perihal ini.
ALLAH!
Hanya Allah tempatku mengucurkan airmata dan mengeluarkan seluruh kata-kata yang terendap lara di dalam sanubariku.
Tahajud-ku basah oleh airmata.
Hingga ku-optimis-kan hatiku untuk kembali ke jalan lurus, jalan para mukmin, jalan untuk mencintai Allah sepenuhnya.
Aku hanya yakin bahwa ketika hamba-Nya mencintai-Nya dengan sungguh-sungguh, Dia-pun akan melakukan sebaliknya bahkan lebih.
Butuh proses memang.
Aku berharap, kelak, aku kan datang pada keluarga tercintaku sebagai seorang muslimah cantik kepunyaan Allah, seorang anak yang sholehah, seorang kakak yang menjadi panutan, dan seorang perempuan yang berhasil menggapai asanya.
Semoga Allah merestui perjalanan panjangku ini hingga tiba saatnya,amin ya Rabb'..
Makassar,070311,12:08,Insya Allah, amin ya Rabb'!
Sekuat apapun aku berusaha menyembunyikan rasa penat ini namun tak dapat kupungkiri bahwa ketika kepenatan ini menyerang, hawa nafsu lebih sering menang daripada keteguhan hati untuk serius menyiapkan amunisi untuk SNM-PTN mendatang.
Terkadang aku berpikir, kenapa tidak untuk PTS tetapi bayang wajah keempat orang terkasih itu mengalahkan ego sesaat tersebut.
Ayah, Mama, dan dua adikku yang masih menginjak sekolah menengah.
Bisakah aku dengan gampang menjatuhkan pilihan di PTS dengan alasan 'tak mampu' padahal 'malas' menguasai raga dan nyawa?
Hanya tangisan yang dapat melegakan hatiku ketika kuingat seluruh jasa kedua orang-tuaku.
Bagaimana mereka dengan lapang dada menerima kenyataan bahwa putri sulungnya yang menjadi harapan harus mengulang satu tahun lagi proses pembelajaran yang berarti harus menghabiskan sejumlah uang (LAGI) untuk membiayai proses tersebut.
Bagaimana mereka dengan sabar meladeni keluh-kesah sang putri nan jauh di rantauan.
Tentang asa yang belum tergapai, tentang harapan yang belum tergenapi.
Dan bagaimana jasa kedua adikku dalam merahasiakan status 'PENGANGGURAN'ku dari orang-orang sekitar bahkan teman-temannya.
Tentang bagaimana mereka tak bosan bergantian membantu kedua orang-tua kami dalam mengembangkan usaha yang sedang dijalankan hingga nilai-nilai raport mereka pada tiap semester menjadi 'momok' jelas bagi mereka.
Apakah kedua adikku pernah mengeluh? ITU PASTI!
Namun dengan segala rasa hormat dan sayangnya mereka pada sang kakak, mereka menyembunyikan itu.
Lalu, bagaimana aku harus membayar semua ini?
Dengan KEGAGALAN LAGI?
Jujur, airmataku mengalir deras ketika jari-jariku menari di atas keyboard untuk menuliskan segala perihal ini.
ALLAH!
Hanya Allah tempatku mengucurkan airmata dan mengeluarkan seluruh kata-kata yang terendap lara di dalam sanubariku.
Tahajud-ku basah oleh airmata.
Hingga ku-optimis-kan hatiku untuk kembali ke jalan lurus, jalan para mukmin, jalan untuk mencintai Allah sepenuhnya.
Aku hanya yakin bahwa ketika hamba-Nya mencintai-Nya dengan sungguh-sungguh, Dia-pun akan melakukan sebaliknya bahkan lebih.
Butuh proses memang.
Aku berharap, kelak, aku kan datang pada keluarga tercintaku sebagai seorang muslimah cantik kepunyaan Allah, seorang anak yang sholehah, seorang kakak yang menjadi panutan, dan seorang perempuan yang berhasil menggapai asanya.
Semoga Allah merestui perjalanan panjangku ini hingga tiba saatnya,amin ya Rabb'..
Makassar,070311,12:08,Insya Allah, amin ya Rabb'!
Sabtu, 26 Februari 2011
Here I am..
Makasar, Sabtu, 26 Februari 2011,
Aku masih di sini, di kota dan hunian yang sama dengan kondisi yang tak terlalu berbeda dengan beberapa bulan kemarin.
Perbedaan yang mencolok mungkin jadwal les-ku bertambah juga jumlah jerawat yang bertebaran di wajah makin menipis. ;-)
Terkadang, ketika pagi menjemput, aku sering bosan dengan kegiatan sama yang dilakukan setiap pagi namun mengingat kerasnya perjuangan ini, aku segera terkesiap. Aku sudah bosan untuk menangis karena hal yang sama. Aku ingin SUKSES tahun ini. Menjemput impian untuk LOLOS di fakultas nomor satu di PTN terbaik.
Hanya Tuhan yang tahu rasa perih yang mendera batinku setiap kali aku bersujud dan wajah kedua orang terkasih itu hadir di benakku.
Perasaan berdosa begitu mendalam ketika mengingat semangat, harapan, dan impian mereka.
Siapa aku? Hingga tega membuat orang yang telah menghadirkanku ke dunia ini senantiasa menangis dalam doanya.
Durhaka-kah aku? Ketika mereka saling menyalahkan karena kesalahan yang sebenarnya mutlak milikku.
Namun itulah kenyataan.
Kenyataan bahwa seorang siswi SMA Negeri yang pernah turut mengharumkan nama sekolah di setiap tahun-tahun pendidikannya kini terdampar di sudut kota Daeng ini dengan kesendirian dan kebohongan yang harus selalu dilakukan.
Ya, Kebohongan.
Kebohongan tentang mereka yang menanyakan perihal studi-ku. Bagaimana hari-hariku sebagai 'Mahasiswa Baru'? Apakah aku cukup baik dalam mata kuliahku? atau Bagaimana IP-ku?
Aku bosan mendengar sejumlah pertanyaan yang sama karena hal tersebut mengharuskanku untuk berbohong sebagai 'Mahasiswa Gadungan'.
Perasaan sakit dan iri terus saja berkecamuk di hati ketika melihat kawan, sahabat, dan teman bercerita atau share tentang pengalaman mereka sebagai mahasiswa.
Aku terus menguatkan hati bahwa AKU AKAN SEPERTI MEREKA TAHUN INI.
Aku yakin Tuhan tidak buta dan telah mengujiku untuk waktu yang lumayan lama namun perasaan takabur tak ingin kupersilahkan untuk bertamu kembali ke jiwaku tentang hal ini.
Aku pernah melakukannya dan hanya rasa sakit yang kurasa.
Apakah aku takut untuk jujur dengan keadaanku?
Tidak!
Namun tak sepenuhnya.
PASRAH, hanya itu yang bisa kulakukan.
Bila nanti mereka bertanya-tanya tentang keadaan palsu itu dan mulutku terkunci untuk menjawab, biarlah waktu yang akan berbicara.
Bertutur tentang kisah pahit seorang anak manusia yang dilema keadaan sulit karena aku yakin SEKUAT APAPUN AKU MENCOBA MENJAWAB, MEREKA TAKKAN MENGERTI KEADAAN INI.
Bukan karena rasa tak percaya namun terkadang EKSPRESI BISA MENGABURKAN PERASAAN SESUNGGUHNYA..
Mencoba bertahan hingga nanti, saat mataku tak mampu terbuka lagi, saat itulah perjuanganku usai..
Aku masih di sini, di kota dan hunian yang sama dengan kondisi yang tak terlalu berbeda dengan beberapa bulan kemarin.
Perbedaan yang mencolok mungkin jadwal les-ku bertambah juga jumlah jerawat yang bertebaran di wajah makin menipis. ;-)
Terkadang, ketika pagi menjemput, aku sering bosan dengan kegiatan sama yang dilakukan setiap pagi namun mengingat kerasnya perjuangan ini, aku segera terkesiap. Aku sudah bosan untuk menangis karena hal yang sama. Aku ingin SUKSES tahun ini. Menjemput impian untuk LOLOS di fakultas nomor satu di PTN terbaik.
Hanya Tuhan yang tahu rasa perih yang mendera batinku setiap kali aku bersujud dan wajah kedua orang terkasih itu hadir di benakku.
Perasaan berdosa begitu mendalam ketika mengingat semangat, harapan, dan impian mereka.
Siapa aku? Hingga tega membuat orang yang telah menghadirkanku ke dunia ini senantiasa menangis dalam doanya.
Durhaka-kah aku? Ketika mereka saling menyalahkan karena kesalahan yang sebenarnya mutlak milikku.
Namun itulah kenyataan.
Kenyataan bahwa seorang siswi SMA Negeri yang pernah turut mengharumkan nama sekolah di setiap tahun-tahun pendidikannya kini terdampar di sudut kota Daeng ini dengan kesendirian dan kebohongan yang harus selalu dilakukan.
Ya, Kebohongan.
Kebohongan tentang mereka yang menanyakan perihal studi-ku. Bagaimana hari-hariku sebagai 'Mahasiswa Baru'? Apakah aku cukup baik dalam mata kuliahku? atau Bagaimana IP-ku?
Aku bosan mendengar sejumlah pertanyaan yang sama karena hal tersebut mengharuskanku untuk berbohong sebagai 'Mahasiswa Gadungan'.
Perasaan sakit dan iri terus saja berkecamuk di hati ketika melihat kawan, sahabat, dan teman bercerita atau share tentang pengalaman mereka sebagai mahasiswa.
Aku terus menguatkan hati bahwa AKU AKAN SEPERTI MEREKA TAHUN INI.
Aku yakin Tuhan tidak buta dan telah mengujiku untuk waktu yang lumayan lama namun perasaan takabur tak ingin kupersilahkan untuk bertamu kembali ke jiwaku tentang hal ini.
Aku pernah melakukannya dan hanya rasa sakit yang kurasa.
Apakah aku takut untuk jujur dengan keadaanku?
Tidak!
Namun tak sepenuhnya.
PASRAH, hanya itu yang bisa kulakukan.
Bila nanti mereka bertanya-tanya tentang keadaan palsu itu dan mulutku terkunci untuk menjawab, biarlah waktu yang akan berbicara.
Bertutur tentang kisah pahit seorang anak manusia yang dilema keadaan sulit karena aku yakin SEKUAT APAPUN AKU MENCOBA MENJAWAB, MEREKA TAKKAN MENGERTI KEADAAN INI.
Bukan karena rasa tak percaya namun terkadang EKSPRESI BISA MENGABURKAN PERASAAN SESUNGGUHNYA..
Mencoba bertahan hingga nanti, saat mataku tak mampu terbuka lagi, saat itulah perjuanganku usai..
Rabu, 16 Februari 2011
Love is..
Love is.. Feelin',
You Feel it by your heart not by your mind..
Love is.. Just the way you are,
Isn't because appearance..
Love is.. Song,
When you in love, one thousand songs can reflects what are you feelin' 'till you'll singing everywhere,everytime..
Love is.. Complicated,
When you think that you love him but you don't know what you have to do..
Love is.. Happy Together,
When you're near with him, smile won't let your face anymore..
Love is.. Smile,
Make he smile when he begin to cry..
Love is.. Miss,
When you far away from him and you get miss..
Love is.. When you stuck with him but it's heavy to lost him..
Love is.. When you think that it's over and he say goodbye to you, all at once, you feel that the door in your heart be close and only him who knows the key to open it again..
Love is.. Beautiful,
When you know the right way to share your trully Love for her..
Isn't just a date but it's about when he say that:
Off course!
Love is.. Act.
Love is.. Advice.
Just save your Love for only one 'till he being kosher to you and trust me, you'll find the beautiful world of Love..
Makassar,160211,22:41p.m, Bcuz Love is.. Opinion!:-)
You Feel it by your heart not by your mind..
Love is.. Just the way you are,
Isn't because appearance..
Love is.. Song,
When you in love, one thousand songs can reflects what are you feelin' 'till you'll singing everywhere,everytime..
Love is.. Complicated,
When you think that you love him but you don't know what you have to do..
Love is.. Happy Together,
When you're near with him, smile won't let your face anymore..
Love is.. Smile,
Make he smile when he begin to cry..
Love is.. Miss,
When you far away from him and you get miss..
Love is.. When you stuck with him but it's heavy to lost him..
Love is.. When you think that it's over and he say goodbye to you, all at once, you feel that the door in your heart be close and only him who knows the key to open it again..
Love is.. Beautiful,
When you know the right way to share your trully Love for her..
Isn't just a date but it's about when he say that:
"I Love you heartfuly, with all the stars above, I wanna to marry you.."
Love is.. Words,Off course!
Love is.. Act.
Love is.. Advice.
Just save your Love for only one 'till he being kosher to you and trust me, you'll find the beautiful world of Love..
Makassar,160211,22:41p.m, Bcuz Love is.. Opinion!:-)
Selasa, 08 Februari 2011
Tentang Kamu..
Kamu,
Entah darimana datangnya perasaan halus ini
Rasa yang berdesir kala dua pasang mata saling menatap
Kamu,
Tak terhitung cara yang tlah kulakukan demi mengusir paksa bayangmu dari otakku walau akhirnya aku yang tak berdaya
Kamu,
Bagai hantu yang mengganggu tidur malamku, membuat mata enggan terpejam hingga merasuki mimpi indahku
Kamu,
Membuat hatiku panas-dingin oleh tingkahmu, menumbuhkan tunas bunga-bunga cinta yang tak terfikirkan untuk kusemai
Kamu,
Hanya kamu yang bisa buat aku salah tingkah, buat aku mencari-cari cara untuk mendapatkan perhatianmu
Kamu,
Aku tak pernah merasa bodoh untuk hal-hal yang kulakukan sebelumnya hingga kau berdiri di bumi yang sama tempat kuberpijak
Kamu,
Tak melihatmu sehari membuat rindu merongrong batinku,
Tak melihat senyummu sehari serasa dunia hampa
Kamu,
Aku ingin tahu perasaanmu
Walau pada akhirnya sakit yang kurasa tapi tak mengapa, aku ingin..
Karena aku nyaman bersamamu,
Karena aku ingin jadi milikmu
Kamu,
Selalu kamu,
Kamu dan Kamu..
Kumenunggu, pernyataan cintamu
Walau hanya dalam mimpiku
Kutetap menunggu..
Makassar,080211,23:33p.m,To every girls were fallin' in love in the Earth!:-)
Entah darimana datangnya perasaan halus ini
Rasa yang berdesir kala dua pasang mata saling menatap
Kamu,
Tak terhitung cara yang tlah kulakukan demi mengusir paksa bayangmu dari otakku walau akhirnya aku yang tak berdaya
Kamu,
Bagai hantu yang mengganggu tidur malamku, membuat mata enggan terpejam hingga merasuki mimpi indahku
Kamu,
Membuat hatiku panas-dingin oleh tingkahmu, menumbuhkan tunas bunga-bunga cinta yang tak terfikirkan untuk kusemai
Kamu,
Hanya kamu yang bisa buat aku salah tingkah, buat aku mencari-cari cara untuk mendapatkan perhatianmu
Kamu,
Aku tak pernah merasa bodoh untuk hal-hal yang kulakukan sebelumnya hingga kau berdiri di bumi yang sama tempat kuberpijak
Kamu,
Tak melihatmu sehari membuat rindu merongrong batinku,
Tak melihat senyummu sehari serasa dunia hampa
Kamu,
Aku ingin tahu perasaanmu
Walau pada akhirnya sakit yang kurasa tapi tak mengapa, aku ingin..
Karena aku nyaman bersamamu,
Karena aku ingin jadi milikmu
Kamu,
Selalu kamu,
Kamu dan Kamu..
Kumenunggu, pernyataan cintamu
Walau hanya dalam mimpiku
Kutetap menunggu..
Makassar,080211,23:33p.m,To every girls were fallin' in love in the Earth!:-)
Langganan:
Komentar (Atom)

